Blog Tentang Parenting Dan Cara Mendidik Anak

Breaking

Tuesday, July 28, 2020

Alasan - Alasan Mengapa Bayi Menangis (Ibu Harus Tahu)


Alasan - Alasan Mengapa Bayi Menangis (Ibu Harus Tahu)
image via freepik

Alasan - Alasan Mengapa Bayi Menangis (Ibu Harus Tahu)- Menangis adalah peristiwa normal dalam kehidupan semua bayi, termasuk bayi Anda. Ketika seorang bayi keluar dari woomb (rahim) maka hal pertama yang dilakukannya adalah menangis. Dengan menangis untuk pertama kalinya, maka dia akan mengambil udara kedalam paru-parunya untuk pertama kalinya dalam hidup mereka.

Setelah melahirkan, jika bayi tidak menangis maka harus dimulai dengan sedikit mencubit atau secara lembut menusuk kakinya agar dia menangis. Dari sini jelas bahwa bayi sehat harus menangis dan itu adalah peristiwa fisiologis normal yang sangat alami.

Kita semua tahu bahwa bayi tidak bisa mengatakan kebutuhannya atau masalahnya dalam bentuk kata-kata. Hanya ada satu cara bagi seorang bayi untuk berkomunikasi dengan orang lain yakni dengan cara menangis. Bayi biasanya juga menunjukkan beberapa tanda lain seperti menendangkan kakinya, melambaikan tangan atau kepalanya berputar dan sebagainya. Namun demikian, cara terbaik  bagi seorang bayi untuk mendapatkan perhatian dari orang lain adalah dengan cara menangis tersebut.

Menangis secara berlebihan mungkin tidak memiliki definisi yang kuat karena kebiasaan menangis tidak sama antara satu bayi dengan bayi lainnya. Ada beberapa orang bayi yang dapat ditenangkan dengan cara yang mudah, akan tetapi beberapa orang bayi yang lain akan lebih sulit untuk ditenangkan.

Jika menangis adalah hal yang menyedihkan bagi ibu dan perawat rumah Anda, maka hal itu dapat disebut berlebihan. Banyak bayi yang menjadi tenang dengan memberikannya ASI atau dengan menggendongnya dengan goyangan yang lembut. Jika mendadak dia menangis berarti bayi tertekan dan membutuhkan perhatian. Penyebab menangis meluas dari alasan sederhana untuk kondisi  yang mengancam kehidupannya. Oleh karena itu ketika bayi menangis tidak boleh diabaikan begitu saja.

Alasan - Alasan Mengapa Bayi Menangis (Ibu Harus Tahu)
image via freepik

Beberapa alasan umum mengapa bayi menangis, antara lain:
               
1. KELAPARAN

Bayi yang merasa lapar akan menangis sampai dia mendapatkan susu. Di sini pepatah lama yang mengatakan bahwa bayi yang sudah menangis, maka dia akan mendapatkan susu.

2. POPOK BASAH

Kencing dan buang air besar akan menyebabkan beberapa ketidaknyamanan dan mengakibatkan bayi Anda menangis sampai bagian yang basah tersebut dibersihkan dan dibuat kering kembali.

3. KEHILANGAN MAINAN

Mayoritas anak membutuhkan seorang teman dekat (mainan).  Jika mereka merasa kesepian maka dia akan menangis. Ketika boneka favoritnya menyelinap menjauh dari cengkeramannya maka dia akan menangis minta tolong untuk di ambilkan.
           
4. LELAH

Ketika bayi merasa lelah setelah perjalanan dan tidak bisa tidur, maka dia akan menangis. Dia merasa lelah dan tidak nyaman karena suasana yang tidak sehat.

5. KEDINGINAN ATAU KEPANASAN

Jika bayi merasa udara terlalu panas atau terlalu dingin, maka dia akan menjadi gelisah dan kemudian menangis. Bayi akan merasa nyaman ketika berada di kamar dengan ventilasi yang baik.

6. PAKAIAN KETAT

Pakaian yang ketat terutama selama iklim hangat tidak dapat ditoleransi untuk bayi Anda. Pakaian elastis dan ketat seperti gaun juga dapat menghasilkan rasa sakit di daerah pinggulnya.                                                                                   
7. RUANGAN GELAP

Ketika bayi bangun dari tidur, maka dia membutuhkan beberapa cahaya yang redup. Jika dia mendapati ada kegelapan, maka dia akan mengganggu tidur orang tuanya dengan menangis. Tentu saja dia akan kesal dengan ruangan gelap yang mengakibatkan dia menangis.

8. GIGITAN NYAMUK

Ya, Nyamuk ini mengganggu tidurnya dengan mengisap darahnya dan membuat dia menangis.

9. HIDUNG TERHALANG

Anak mungkin tidak dapat tidur ketika hidungnya terhalang sesuatu dan akan terus menangis sampai bagian hidungnya terbuka.

10. DAHAK DI TENGGOROKAN

Hal ini juga menyebabkan pernapasannya menjadi sulit dan mengakibatkan dia akhirnya menangis. Seringkali suara yang khas dapat didengar dalam setiap napasnya.

11. SAKIT

Ketika seorang bayi sakit atau tidak dalam kondisi yang nyaman, seperti terserang flu atau penyakit ringan lainnya, seorang bayi pada umumnya akan merengek dan menangis secara terus menerus.

12. KEBIASAAN MENANGIS

Beberapa bayi menangis tanpa ada penyebab yang nyata dan membuat orang tua khawatir. Mereka kemudian membawa bayinya kedokter untuk mengetahui penyebabnya.

13. RUAM

Jika popok yang ketat dan basah disimpan untuk waktu yang lama maka dapat menyebabkan terjadinya ruam pada kulit bayi.

Ruam juga dapat disebabkan oleh beberapa reaksi alergi terhadap bahan elastis dari popok yang dia kenakan.  Ketika ruam muncul, maka itu dapat menyebabkan rasa sakit dan bayi menjadi sulit tidur dan akhirnya menangis.  Semua masalah kulit lainnya seperti eksim, ecthyma, kandidiasis ect juga dapat menyebabkan masalah yang sama.                                               

14. SAKIT TELINGA

Infeksi telinga adalah masalah umum yang dialami bayi pada iklim basah (hujan). Infeksi tersebut dapat menyebar sampai ke tenggorokannya. Infeksi telinga dapat mengakibatkan pecahnya gendang telinga yang menyebabkan keluarnya nanah.

Eareache (Sakir telinga) biasanya menjadi lebih buruk di malam hari ketika bayi berbaring. Dia akan menjadi gelisah dengan menangis dan tidak memungkinkan Anda untuk menyentuh telinganya. Beberapa anak dengan sakit telinga diakubatkan karena kebiasaan menggosok telinganya.

15. KOLIK (MENANGIS TANPA SEBAB)

Ketika bayi menangis secara terus menerus, maka sebagian besar dari orang tua mendiagnosanya sebagai kolik. Masalah ini masih merupakan topik yang menjadi perdebatan karena penyebab pasti kolik sendiri tidak diketahui dan sulit di diagnosis untuk mengkonfirmasinya. Kolik dapat dikaitkan dengan gemuruh dan gastrousus perut. Anak sering merasa lebih baik ketika berbaring di perut. Jika anak menangis secara terus - menerus maka Anda perlu membawanya ke dokter untuk meminta bantuan yang diperlukan.

16. INFEKSI

Semua infeksi menyebabkan beberapa jenis rasa sakit atau iritasi yang mengakibatkan bayi menangis. Infeksi mungkin terjadi di mana saja dalam tubuhnya. Biasanya hal ini terkait dengan demam, kemerahan dan pembengkakan.

17. ALERGI 

Dikatakan bahwa makanan satu orang adalah racun bagi orang lain. Beberapa jenis makanan dapat menghasilkan beberapa reaksi alergi. Alergi diwujudkan dalam bentuk kemerahan, sesak napas, gejala lambung dan tangisan secara terus - menerus.
       
18. TINJA KERAS

Bayi yang mengalami sembelit dengan tinja yang keras mungkin akan menangis ketika dia mendapatkan dorongan untuk buang air besar.

19. REFLUKS GASTROESOFAGEAL 

Bayi akan menangis dengan menumpahkan makanan (muntah) setelah dia selesai makan. Jika ini terus terjadi, hal itu mungkin karena refluks gastroesophageal. Hal ini disebabkan oleh kegagalan bagian bawah kerongkongan untuk menutup setelah makan dan menyebabkan regurgitasi dari perut. Sulit untuk mendiagnosa kondisi ini dan dapat dikonfirmasi dengan memberikan obat antirefleks.

20. TUMBUH GIGI

Selama anak sedang mengalami tumbuhnya gigi, maka dia akan menjadi gelisah dan kemudian menangis. Hal ini sering dikaitkan dengan masalah pada lambung dan diare.

Alasan - Alasan Mengapa Bayi Menangis (Ibu Harus Tahu)
image via freepik
                               
Selain itu ada beberapa alsan lain yang menyebabkan bayi menangis, walaupun hal ini jarang terjadi, antara lain:

1. Obstruksi Usus

Obstruksi usus dikaitkan dengan sakit parah dan muntah. Perut buncit dengan suara gemuruh. Bayi mengalami sembelit dengan tidak adanya flatus (kotoran).

2. Septicemia

Invasi organisme mikro patogen ke dalam darah disebut septicemia. Sakit demam dikaitkan dengan kondisi ini.

3. Tekanan Testis Pada Anak Laki-Laki

Ketika bayi laki - laki menangis secara terus menerus, maka bagian skrotumnya harus diperiksa. Tekanan dari testis menghasilkan rasa sakit yang parah yang akan lebih buruk dengan menyentuh testis yang terkena. Ketika testis ditekan ke atas maka rasa sakit akan muncul. Jika hal ini tidak diobati dengan benar maka dapat merusak testis yang terkena karena kurangnya suplai darah kedalam organ tersebut.

4. Meningitis

Awalnya mungkin tidak ada demam yang terjadi, tetapi bayi yang menangis dengan tatapan tajam dan cepat marah membuat hal ini tidak boleh diabaikan. Fontanel adalah menggembung. Kekakuan pada bagian leher dan kejang mungkin akan muncul nantinya.

5. Retensi Urin

Anak dengan retensi urin akan memiliki nyeri yang menyiksa dan membuat mereka  menjadi gelisah dan kemudian menangis.                                               

Demikianlah uraian artikel tentang Alasan - Alasan Mengapa Bayi Menangis (Ibu Harus Tahu). Semoga berguna dan bermanfaat.

No comments:

Post a Comment