Blog Tentang Parenting Dan Cara Mendidik Anak

Breaking

Saturday, February 13, 2021

Penyakit Flu Dan Pilek Pada Anak

 

Penyakit Flu Dan Pilek Pada Anak
credit image:freepik.com

Penyakit Flu Dan Pilek Pada Anak - Flu dan pilek biasanya menyertai saat menyerang sistem kekebalan tubuh anak. Ini merupakan sejenis infeksi virus yang menyebar luas dan kebenaran pahitnya adalah bahwa tidak ada pengobatan permanen yang dirancang untuk itu.

Mengapa? Karena keterlibatan banyak jenis virus yang tidak dapat dibunuh, tetapi kabar baiknya adalah bahwa tingkat pertumbuhannya dapat ditekan. Perawatan simtomatik dapat memicu laju peningkatan kesehatan anak, tetapi mungkin tidak berhasil untuk semua anak. 

Anak tersebut dapat terkena virus flu dan pilek saat ia terpapar dengan orang yang terinfeksi. Gejalanya adalah sakit kepala ringan, rasa lelah, hidung tersumbat atau berair, mata berair, demam ringan, bersin, batuk, nyeri otot, dan sakit tenggorokan. 

Diperlukan waktu dua hingga lima hari untuk gejala muncul dan tiga hingga lima hari untuk perkembangan lengkap virus. Butuh waktu hampir dua minggu untuk benar-benar menghilangkan flu. Virus menyerang sistem pernapasan bagian atas. Ini adalah gejala flu. 

Gejala flu lebih parah daripada flu dan berkembang sangat cepat. Mereka demam tinggi, pilek, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, menggigil, kelelahan dan mual, muntah, sakit mata dan sakit kepala yang parah. 

Gejala sangat penting saat mencoba membedakan antara flu dan pilek. Seperti yang dikatakan sebelumnya, gejala flu lebih parah jika dibandingkan dengan gejala pilek. Selain itu, lebih mudah untuk sembuh dari flu. 

Petunjuk terbesar adalah mengingat setiap kejadian pajanan pada pasien yang menderita flu atau pilek. Bahkan setelah analisis menyeluruh, jika sulit untuk mencapai kesimpulan yang jelas, berkonsultasi dengan dokter. Usap diambil dari jalur hidung atau tenggorokan dan hasilnya ditentukan satu jam setelah tes dilakukan. 

Tidak ada antibiotik yang bekerja pada virus ini. Asupan antibiotik tidak bisa memperbaiki kondisi dengan cara apapun. Selain daripada itu, ada kemungkinan terjadi infeksi bakteri sekunder, seperti misalnya infeksi sinus dan infeksi telinga. 

Anak harus diberikan cairan dan pelembab kabut dingin untuk menekan gejala dan membantunya merasa lebih baik. Obat-obatan yang tersedia di apotik tanpa harus menggunakan resep dokter dapat dibeli tergantung pada gejala dan jenis infeksinya. Obat antivirus tersedia untuk pengobatan flu, yang mempercepat proses pemulihan. 

Namun demikian, obat-obatan tersebut hanya efektif bila diberikan dalam waktu empat puluh delapan jam setelah timbulnya gejala flu tersebut. Hidung berair, terutama pada bayi dan anak-anak yang tidak bisa mengeluarkan ingus, dapat diatasi dengan bantuan bulb syringe atau nasal drop. 

Jika flu tidak ditangani pada waktu yang tepat, flu dapat memperburuk kesehatan yang terinfeksi dan juga dapat menyebabkan pneumonia. 

Flu adalah infeksi yang sangat umum menyebar di kalangan anak-anak sekolah. Menurut sebuah penelitian, hampir dua puluh persen orang Amerika terinfeksi flu setiap tahun dan hampir dua puluh ribu orang meninggal karenanya. 

Satu-satunya cara yang bisa dilakukan untuk mencegah anak supaya tidak tertular virus ini adalah dengan memberinya vaksinasi flu sebelum musim flu datang atau seperti yang direkomendasikan oleh dokter Anda. 

Vaksin ini diberikan melalui suntikan atau semprotan hidung. Dosis yang teratur akan memperkuat sistem kekebalan dengan membangun antibodi. Vaksin semprot hidung mengandung virus hidup yang dilemahkan dan suntikan mengandung virus yang benar-benar mati. Kebetulan, jika anak terkena virus, harus segera diberikan obat untuk pasien flu. 

Lebih dari seratus virus diketahui menyebabkan flu. Jumlah virus yang lebih sedikit diketahui menyebabkan flu. Itulah alasan mengapa ada suntikan flu dan bukan pilek.

Tapi vaksinasi flu tidak bisa dilakukan oleh siapapun atau semua orang. Orang yang mengeluhkan reaksi alergi dari suntikan flu sebelumnya, orang yang memiliki sindrom Guillain-Barre dan orang yang alergi telur tidak memenuhi syarat untuk suntikan flu. Sangat disarankan untuk mengikuti nasihat dari dokter sebelum divaksinasi. 

Anak-anak dan lansia harus diberikan vaksinasi semprotan hidung, tetapi mereka harus memilih suntikan flu. Dari total penduduk, ada orang tertentu yang kemungkinan besar terserang flu. Anak-anak sampai usia lima tahun, lansia di atas enam puluh lima tahun, penghuni panti jompo, ibu hamil, pasien dengan masalah kesehatan jangka panjang, dan petugas kesehatan yang bersentuhan langsung dengan pasien flu. 

Demikianlah ulasan artikel terkait dengan  Penyakit Flu Dan Pilek Pada Anak. Semoga bermanfaat untuk Anda.

No comments:

Post a Comment