Blog Tentang Parenting Dan Cara Mendidik Anak

Breaking

Friday, February 12, 2021

Demam Pada Anak

 

Demam Pada Anak
credit image:freepik.com

Demam Pada Anak - Suhu normal tubuh manusia adalah 98,6 ° F. Jika suhu diukur secara rektal, termometer akan menunjukkan kenaikan 1° F, yaitu 99,6 ° F. Suhu tubuh normal dapat sedikit berbeda antar individu. 

Para dokter menganggap kenaikan suhu tubuh sebagai demam, jika melewati tanda 99,4° F saat diukur dan 100,4° F saat diambil secara rektal. Pemeriksaan suhu rektal dilakukan pada bayi dan anak-anak yang berusia lebih dari empat tahun diperiksa suhu tubuhnya secara oral. 

Bayi di bawah tiga bulan harus segera dilarikan ke rumah sakit, jika demamnya di atas 100,5° F. Hal yang sama berlaku untuk anak di atas tiga bulan dan memiliki suhu tubuh di atas 102° F. 

Termometer digital akan dapat memberikan pembacaan suhu yang lebih akurat. Termometer merkuri menimbulkan risiko kesehatan bagi keluarga karena merupakan racun lingkungan. Oleh karena itu, ini adalah alasan bagus lainnya mengapa termometer merkuri harus diganti dengan termometer digital. Orang tua harus mengambil beberapa langkah sebelum dan selama tugas memeriksa suhu anak. 

Pertama-tama, orang tua harus yakin tentang jenis termometer yang ingin dia gunakan, apakah termometer itu harus dimaksudkan untuk penggunaan oral atau rektal. Anak tidak boleh dibundel dengan sangat erat sebelum suhu diperiksa. 

Saat termometer dipegang oleh anak, orang tua harus mengawasi seluruh prosedur. Bayi bisa saja mengalami nyeri saat termometer dimasukkan ke dalam rektumnya. Oleh karena itu, sebaiknya tutup ujung termometer dengan petroleum jelly sebelum dimasukkan dan hanya setengah dari termometer yang harus dimasukkan ke dalamnya. 

Termometer harus dipegang sampai terdengar bunyi bip karena anak-anak cenderung menjatuhkan termometer, jika dibiarkan. Saat mengukur suhu secara lisan, termometer harus ditempatkan di bawah lidah dan harus dibiarkan di sana sampai terdengar bunyi bip. Setelah digunakan, termometer harus dicuci dengan air dingin dan sabun. 

Ketika infeksi sedang dilawan oleh tubuh, maka itu kemudian menunjukkan tanda-tanda demam. Bila anak menjadi rewel dan mengalami pegal di beberapa bagian tubuh, sebaiknya diberikan obat-obatan. Obat-obatan tersedia untuk anak-anak, bergantung pada kebutuhan, usia dan berat badan mereka. 

Dosis anjuran akan tertera pada kemasan atau label obat dan orang tua harus memeriksa tabel tersebut sebelum memberikan obat apapun kepada anak. Jika ada kebingungan, konsultasikan dengan dokter. Obat-obatan seperti Acetaminophen, Ibuprofen, dan Tylenol untuk anak-anak tersedia tanpa resep. 

Ketika asetaminofen diberikan bersamaan dengan mandi air hangat, ini membantu menurunkan demam. Obatnya harus diberikan sebelum mandi. Airnya tidak boleh dingin dan tidak ada produk alkohol yang harus digunakan saat mandi. 

Jika mandi diberikan minus acetaminophen, anak bisa mulai menggigil dan ada kemungkinan suhu tubuh kembali tinggi. 

Aspirin tidak dianjurkan untuk anak-anak karena dapat mengembangkan penyakit serius yang disebut sindrom Reye pada anak. Risikonya bahkan lebih besar pada anak-anak yang terkena cacar air atau flu. Tidak lebih dari lima dosis harus diberikan dalam dua puluh empat jam. 

Jika tetes diberikan, pipet harus diisi sampai garis yang ditandai. Obat cair biasanya dilengkapi dengan alat pengukur berupa tutup. Jika tidak, bisa dibeli di toko obat setempat. Bayi di bawah empat bulan sebaiknya tidak diberi obat, kecuali diperintahkan oleh dokter. 

Gejala tertentu membutuhkan perhatian segera dan dokter harus segera dihubungi. Gejalanya bisa berupa mulut kering, perubahan suhu tubuh yang cepat, sakit telinga, perubahan perilaku, sering diare dan muntah, pucat, kejang, ruam kulit, sakit kepala hebat, sakit tenggorokan, persendian bengkak, lekas marah, tangisan nyaring, tidak merasa lapar, leher kaku, sakit perut, merintih, mengi, lemas, dan masalah pernapasan. 

Setiap saat, anak harus dipaksa memakai kain katun yang nyaman yang membantu tubuh bernafas dengan baik dan sekaligus menyerap keringat. Anak juga harus diberikan cairan terus menerus, untuk melawan dehidrasi. 

Semoga artikel tentang Demam Pada Anak ini dapat berguna dan bermanfaat untuk menambah wawasan dan pengetahuan Anda.

No comments:

Post a Comment